Minggu, 15 Maret 2015

Bukan pacaran

Bicara soal hubungan ada seorang teman yang lagi  mengalami kebingungan mengenai hubungannya dengan si  Doi, belakangan ini mereka sering jalan terpisah, komunikasi mulai jarang, dan bila bertemu tidak pernah tegur sapa, entah semua itu karna status mereka yang sudah diketahui anak-anak kampus atau alasan tersendiri semua masih kurang jelas.

kalau dipikir-pikir sih, sebuah hubungan yang disebut pacar tidak semua pihak menyukai kalau hal itu dipublikasikan. alesannya karna bukan anak remaja lagi bisa jadi, dan ada juga yang beralasan kalau hal itu diketahui semua orang justru akan mempersempit pergaulan , dimana sebahagian orang masih mengaggap pacaran suatu hal yg serius , jika seseorang itu tlah memiliki pacar orang akan menjaga jarak dan dg alasan tidak ingin terjadi praduga yg salah dialamatkan padanya.

sebuah hubungan pacaran bagaimana menjalani dan menanggapinya sebenarnya tergantung yg menjalani. dan    jangan jadikan sebuah hubungan itu sebagai pengikat, hal ini banyak di salah artikan. pacaran  bukan berarti dia milikmu, masalahnya,keluarganya,teman-temanya, bahagian mu. dia punya kehidupan diluar , hidupnya bukan hanya untuk mengabdi jadi pacar kamu . 

Bicara soal cinta, sayang, mengagumi, biarkan dia mengalir seiring waktu. Jika kamu benar bersungguh menyukainya tentu kamu punya cara untuk mempertahankannya, dari kebosanan , kejenuhan mampu kamu tepiskan dalam hubungan itu,.jika kamu seorang cowok janganlah terlalu posesif,, harus tegas apalagi bicara soal perasaan, ini hanya pacaran jadi jangan terlalu dibuat sebuah hubungan yg sakral, kamu bisa menjadikan hubungan itu lebih nyaman dg tidak menamakan atas nama pacaran, berteman, mungkin itu lebih baik, itu tidak mengikat dan kamu pun bebas menyayanginya.

Soal status, ini petanyaan  yang sebetulnya ga harus dipermasalahkan, beda cerita kalau status pernikahan, tentu harus diperjelas dan diberikan bukti semacam buku nikah dan disaksikan banyak orang. tapi tidak untuk status pacaran. sebahagian mereka mengaggap status tidak perlu dalam pacaran karna keseriusan tidak bisa diukur dari pacaran, lebih baik TTM an , 

tentang pengakuan seorang cowok yg bilang dia menyangimu, mencintaimu, semua itu hanya emosional mereka yang disampaikan, dan bersifat sesaati, hari ini cinta, minggu depan masih cinta, dua minggu lagi,satu bulan lagi, setahun ya kalau ada cowok yg mampu mempertahankan sampai setahun, mungkin tidak lalu putus dan mencari sesuatu yang lebih menarik, unik, menyenangkan lalu lupa akan kata yg pernah dia ungkapkan kepada perempuan sebelumnya, mengungkapkan hal yg sama lagi kepada perempuan berikutnya.

jika hal ini terjadi padaku, seseorang yg menyatakan dan mengungkapkan rasanya aku menanggapinya karna aku juga memiliki rasa yg sama, tapi tidak untuk berencana mengikat nya, karna aku tau perasaan itu hanya bersifat musiman, dan lebih baik mengagumi, menyayangi,mencintai itu sewajarnya, karna jika terlalu serius itu akan mempersulit langkah, sebuah perasaan bukan game, dan aku tau itu!!!



#fighthingbuatkamuokay:)

Rabu, 04 Maret 2015

Cerpen : PERJALANAN


Perjalanan part I : Perubahan

aku tahu semua akan berubah pada waktunya, tepat dimana hari ini semua perubahan terlihat jelas. Suatu hal yg paling aku takuti, jika akhir dari semua ini menyakiti tentunya akan ada situasi yg tidak mengenakan. Dari awal aku tidak pernah menginnginkan terjebak dalam keadaan yg sebenarnya hanya ingin aku nikmati dalam mimpi, kenyataan ternyata tidaklah selalu indah terkadang dia suka mempermainkan perasaan, lalu buatku bersedih , merassa bersalah. 

Jika nanti semua semakin menjauh, kebiasaan menjadi hal yg tak biasa, , hanya sebuah keyakinan, dan takdir Tuhan yg akan pertemukan kembali. memikirkan ini hanya membuat aku seperti manusia bodoh, setelah aku bertemu dan bicara dengannya , itulah hari baru dimana semua akan terasa asing, mungkin teman ku hanya beberapa buku tebal, 


Perjalanan part II : Kehilangan

sebuah ungkapan yg ga pernah aku tuliskan tentang mama.
sepanjang hidupku hanya ingin menghormatinya. Aku memang anak yg tak tau diri, aku ingin sekali memeluknya, tidur bersamanya, namun hal itu tak bisa aku dapatkan. Saat aku mutusin untuk pergi dari rumah untuk mandiri diluar sana, sedikitpun aku tidak merasa sedih saat berpisah. Dan perasaan ku mulai takut saat aku berpisah dg appa, dialah sosok ayah yg aku banggakan inspirasi hidup buatku. Dia slalu ajarkan aku tentang kerasnya hidup, tak heran aku terkadang terlihat sedikit tomboy, karna aku lebih dekat dg ayah. 
Gempa 2009 lalu, moment paling menyentuh dalam hidup ku. Aku terpisah dg keluarga ku, semua alat komunikasi saat itu tidak bisa dilakukan, beberapa hari aku hilang, saat itu aku berpikir dunia kiamat, dimana aku tak memiliki siapa-siapa lagi hanya sebatang kara. ditempat pengungsian orang-orang pada sibuk mencari-cari apa yg bisa diselamatkan, sebahagian telah lelap tertidur karna kelelahan, sementara aku terus menangis rindu akan rumah, terlebih aku rindu pada si adek.

 Beruntung aku masih memiliki sedikit uang untuk beli makanan, tapi tidak cukup untuk ongkos pulang. Aku dan teman yg lain mencari Bis yg akan menuju pariaman kala itu, namun nihil tak satupun mobil yg mau menaiki kami, mereka selalu bilang jalanan menuju pariaman rusak berat. Aku dan yg lainhanya bisa diam dan bersabar, sampai akhirnya ada seorang bapak-bapak menawarkan jasa untuk mengantarkan kami pulang, tapi dia minta bayaran perorang itu 150rb ,beberapa diantara kami setuju tapi sebahagian tidak setuju dikarnakan mereka takut tidak bisa bayar dan belum tahu apakah keluarganya masih dirumah, sepanjang jalanan rumah-rumah roboh . Demi sebuah pertemanan kita rela menolak tawarn bapak itu, menunggu sampai ada Bis yg mau memberi tumpangan buat kita, alhasil kesabaran itu datang juga. Banyak hal yg terjadi saat terjadi gempa lalu, aku kehilangan nenek,rumah,terpisah dengan keluarga dan akhirnya bisa berkumpul kembali. Suatu hal yg paling membekas diingatan ku, dan untuk pertamakali mama menangis untukku, aku sadar bahwa dia menyayangiku terlihat jelas dari matanya yg bengkak beberapa hari saat aku hilang ternyata dia takut kehilanganku. Lucunya saat aku pulang semua orang datang memeberikan selamat bahwa aku masih hidup, ga enak banget ya keliatannya kita udah mati, senadainya iya waktu itu aku mati, mungkin aku ga bakalan ngalamin pahit nya hidup menjadi orang dewasa, yg aku tahu hanya bagaimana jadi manusia yg baik diDunia ini. 

Aku menyesali hidup menjadi orang dewasa, perubahan mulai terjadi, dari emosional tentang hal yg bikin aku capek, bosan, dan bersedih. seandainya waktu itu aku benar-benar mati. sekarang aku hanya bisa memberik keyakina pada diri ini untuk berthan , aku ingin sekali menghabiskan masa muda ini dengan hal yang berbaur dg agama, akidah, tapi langkah ku terhambat gara-gara kecintaan, aku mencoba belajar melawan hati, dan hanya memikirkan tentang kematian, perlahan semua pasti akan tiba pada waktunya, dimana aku sebut sebuah perjalanan. kembalikan perasaan takutku padaMu Tuhan, sehingga aku akan terjauhi dari hal-hal yg tak engkau sukai.

Perjalanan part III : Kesempatan


semua yang terjadi bahagian dari sandiwara, saat bencana itu datang aku senang dan berharapa benar-benar bencana besar, dengan begitu semua akan berakhir. Tapi sepertinya alam telah memohon lebih dulu dibandingkan aku. Kini aku masih disini seperti biasanya menunggu dan menunggu tanpa melakukan usaha sedikitpun, sekarang aku benar-benar terjebak ketika peluang itu datang aku mengabaikannya.

Sejujurnya aku butuh namun jika mendapatkannya  harus mengemis tidak akan aku lakukan, terlalu hina buatku meminta . Aku menyadari hidup itu emang keras, bahkan kita harus kuat saat seseorang menginjak kedudukan kita, sayangnya aku bukanlah orang yg suka menerima dan memelas, biar saja aku kehilangan kesempatan , tak ingin berhutang budi kepada siapapun didunia ini..

Hari berganti hari, tahun pun semakin dekat tak ingin melihat ku terlalu lama menikmati mentari dan dinginnya malam. Waktu slalu mengusik ku disaat tubuh ini benar-benar lelah , beban pikiran yg tak pernah ada solusi membuatku terus ketakutan dalam diam. Aku slalu berharap menemukan jalan untuk mengakhiri hidup namun kegagalan berat berpisah denganku. 

Ketika aku memejamkan mata ini, terlintas dibayanganku sebuah jawaban akan kerisauanku selama ini. ketika aku bangun semua berubah begitu sulit untuk dijalankan. Ketika aku bertannya pada Dia, dengan santai Dia menjawab tanyakan pada Tuhan, setiap kali aku bertanya bagaimana caranya, jawaban yg aku dapati " tanyakan pada TUHAN".

pundakku terasa berat saat seseorang menanyakan perihal masalah apa yg aku geluti seakan membuatku begitu lemah dan ketakutan. tak ingin berbicara banyak aku hanya menanggapi pertanyaannya dg senyuman. lalu dia menarik tanganku memegangnya dengan erat kehangatan masih sempat aku rasakan walau situasi mulai menegang. aku tahu dia  masih kurang puas dengan jawabanku .

 Dengan santai namun mencoba menyakinkan bahwa aku kuat dan sanggup hadapi ini sendirian karna aku tahu dia memiliki banyak beban dalam hidupnya tak ingin menambah rentetan beban baru buatnya. Kehadirannya dihidupku sudah cukup meringankan kejenuhan akan hidup yang tak pernah usai, menemaniku dalam tangisku itu sudah lebih dari cukup dia bersamku , tanpa bantuan fisik itu sudah cukup. aku berharap dia tetap disini sampai aku benar-banar selesai , aku tidak akan meninggalkan orang yang berada disampingku diasaat aku terjatuh sampai aku sanggup berjalan seperti dahulu, :) 

Cepen : Perjalanan Part III

semua yang terjadi bahagian dari sandiwara, saat bencana itu datang aku senang dan berharapa benar-benar bencana besar, dengan begitu semua akan berakhir. Tapi sepertinya alam telah memohon lebih dulu dibandingkan aku. Kini aku masih disini seperti biasanya menunggu dan menunggu tanpa melakukan usaha sedikitpun, sekarang aku benar-benar terjebak ketika peluang itu datang aku mengabaikannya.

Sejujurnya aku butuh namun jika mendapatkannya  harus mengemis tidak akan aku lakukan, terlalu hina buatku meminta . Aku menyadari hidup itu emang keras, bahkan kita harus kuat saat seseorang menginjak kedudukan kita, sayangnya aku bukanlah orang yg suka menerima dan memelas, biar saja aku kehilangan kesempatan , tak ingin berhutang budi kepada siapapun didunia ini..

Hari berganti hari, tahun pun semakin dekat tak ingin melihat ku terlalu lama menikmati mentari dan dinginnya malam. Waktu slalu mengusik ku disaat tubuh ini benar-benar lelah , beban pikiran yg tak pernah ada solusi membuatku terus ketakutan dalam diam. Aku slalu berharap menemukan jalan untuk mengakhiri hidup namun kegagalan berat berpisah denganku. 

Ketika aku memejamkan mata ini, terlintas dibayanganku sebuah jawaban akan kerisauanku selama ini. ketika aku bangun semua berubah begitu sulit untuk dijalankan. Ketika aku bertannya pada Dia, dengan santai Dia menjawab tanyakan pada Tuhan, setiap kali aku bertanya bagaimana caranya, jawaban yg aku dapati " tanyakan pada TUHAN".


Rabu, 25 Februari 2015

HITAM TAPI PUTIH

Disaat semua orang tertidur dan bermimpi indah, dia masih terjaga dan berdiam disudut kamar , sesekali dia melihat-lihat langit-langit kamarnya . sepertinya ada sesuatu yg sedang mengacau pikirannya membuat dia tak bisa tidur. Kegelapan malam tak membuatnya takut, kesunyian dan kesendirian telah membuat ia kuat akan gelap nya hidup. 

Semua berawal ketika dia pindah rumah, semua perlakuan dan sikapnya berubah. Hampir 2 tahun dia menghadapinya, seandainya aku datang waktu itu disaat dia membutuhkanku, mungkin hal ini tdak akan terjadi. Aku terus menyesalinya, terkadang aku merasa takut dan membuat tidurku gelisah. Memikirkannya dan ingin membawanya kembali seperti dahulu. 

Meski kini tlah kutemukan cara untuk membebaskannya namun semua terhalangi lantaran aku tidak memiliki data lengkap untuk membebaskannya, satu-satunya cara hanya mencari seseorang yg mau membantuku membebaskan dia dan mengembalikan kehidupannya seperti dulu lagi.

Kegelapan diraut wajahnya masih menyimpan sedikit cahaya putih, dibalik ketakutan itu masih bisa kulihat jiwa yg tegar , sesekali dia tertawa hanya untuk menutupi betapa dalamnya tangisan yg selama ini dipendam. Aku bisikan padanya semua ini segera kita akhiri, namun dia tau aku masih ragu-ragu, 

Dihidupnya hanya ada dua warna Hitam dan Putih, kegelapan namun masih tersimpan cahaya . Dan aku yakin cahaya itu mampu kalahkan kegelapan. 

setelah semua berakhir, dia kembali menjadi dirinya aku akan pergi jauh memulai semua dari awal. Tuhan melihat apa yg aku kerjakan dan aku bertanggung jawab sampai semuanya selesai , 

"Hitam tak selamanya gelap, dan kegelapan bukan berarti hitam,
Putih bukan selalu bersih terkadang putih namun kotor,
banyak noda-noda yang tak tampak oleh mata 
tapi Tuhan mampu melihatnya,
Kekhilafan  adalah sifat manusia
namun sadar dan mau bertanggung jawab 
dialah yg terhebat,
saat dia mampu memperbaikinya
dia bahkan telah mengobah yg hitam itu menjadi putih 
yang terlihat dan tak terlihat 
tidak akan mampu menjadi jawaban yg tepat
praduga, hanya menimbulkan fitnah
do'a kan dia mampu melewatinya
dan kembali seperdi dahulu
saat dia masih benar-benar putih" 


Minggu, 08 Februari 2015

Perjalanan

aku tahu semua akan berubah pada waktunya, tepat dimana hari ini semua perubahan terlihat jelas. Suatu hal yg paling aku takuti, jika akhir dari semua ini menyakiti tentunya akan ada situasi yg tidak mengenakan. Dari awal aku tidak pernah menginnginkan terjebak dalam keadaan yg sebenarnya hanya ingin aku nikmati dalam mimpi, kenyataan ternyata tidaklah selalu indah terkadang dia suka mempermainkan perasaan, lalu buatku bersedih , merassa bersalah. 

Jika nanti semua semakin menjauh, kebiasaan menjadi hal yg tak biasa, , hanya sebuah keyakinan, dan takdir Tuhan yg akan pertemukan kembali. memikirkan ini hanya membuat aku seperti manusia bodoh, setelah aku bertemu dan bicara dengannya , itulah hari baru dimana semua akan terasa asing, mungkin teman ku hanya beberapa buku tebal, 

                                                                                                                     bersambung..........

Senin, 02 Februari 2015

Ragam Foto anak alay

kesempatan kali ini aku bakalan posting beragam gaya foto anak alay jaman kini, Hahaha ;D
aku ngutip ini foto dari teman" facebook, iseng" sih buat bahan lelucoan disiang hari ditengah sibuknya rutinitas di hari ini.

fotonya ga nahan smua! (dengan gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang bgt',foto deket bgt dari wajah *biar jeleknya ga keliatan*,foto dari atas *biar kelihatan keren kali ya*,dll.. pokoknya yang bisa bikin ENEG semua orang)

checkidot,..wkwkkwwk...
Target pertama 
Nama    : Yuni
FB         : Yuni Wahyuni
 sekedar info akun fb doi, kali aja ada yg pengen kenalan ahahaha,..
ini mode gaya apa aku jg bngung nih -_-
mata mlotot,bibir dimanyunin agak 7-8 cm gtulah kira" , yg satu lgi expresi ketakutan, eitss sklian unjuk gigi wkwkwkwk, keren keren,.. tapi tetap aja ini ma aneh, n alay mnrut aku ,#sorry ya yun ngejlekin km diblog cm buat becandaan doang kok ehehhee



yang ini nih ga tahan liatnya, masa iya pose sambil garuk" kepala pake dipamerin,
tuh pungutin dulu ketombe wkwkwkwkwk
ga cuma foto aja nih doi alay,






ini nih akun DOI, liat aja betapa lay nya,
pipi mimi, itukan panggilan KD sm ANANG yak,
sok ngartiss nih anak!!! -__-

usernamenya mengagung-agungkan diri sendiri, seperti : pRinceSs cuTez,sHa luccU,tIkka cAntieqq,etc. (pede bgt sih?)

biasanya para alay itu ga pede pake nama asli mereka. mereka selalu pake nama samaran dgn gaya penulisan yg aneh".  









STATUS ALAY,. bahasa kelebihan huruf. bahasa kelebihan huruf adalah bhasa 
yg biasa digunakan cewe cewe ucull gtu loh yg ngetiknya kyk gni loh .
 "tenggss iiahh uddah ett akkoh" wk itu kibordnya rusak apa ya WKWKWK
 jd keketiknya dobel kali ye !! 
ahaha kayak diatas, ups ketauan dulu aku jg sempat jd anak alay, 
diatas capture status 2011 an wkwkwk, impas dong, ga cuma ngejelekin org
 tp diri sndri jg ikut wkwkwk..

bahasa x = y macam rumus matematik ajalah ini. x jadi y. contoh
 ! "bxag xg maw akk crtain ke kmmo" "xMpein" "puX" "mexMbut"
 ni orang kepinteran matematikanya kali ya jadi diganti y nya sama dia jd x !
21. bahasa mata uang wkakwakw knapa gue bilang bahasa mata uang,

 soalnya orang" ini pada pake huruf kyk gini: $ untuk S, ¥ untuk y,
 # untuk H dan @ untuk a. kurang kerjaan bgt lah org yg ngetik mcm gini.
contohnya seperti dibawah ini: "H@! kn@L@n yuKz" 

bikin mata katarak dan jadi butek . D:


VERSI COWO ALAY
ini nih, yg ga tahannya lagi 
nangis aja sempet poto,dipamerin 
tu mata merah, pose kayak gini nih jelexx,..
wkwkwk
nah yg sebelah ni,
 gaya alay kece bngt,
ini nangis beneran ahaha, 
tapi kerenlah dripd yg diatas noh
ini mirip" emo sad wkwkkwkwk






















mending kalau mau foto alay lagi belajar nih sama 
si miss SALLAY wkwkwkwk
ayo kalo ada temen alay seperti diatas
 dimension via comment, ato jgn2 km yg alay,, XD






Jumat, 30 Januari 2015

Dear friend

Pertamakali aku lihat dia, waktu acara konfrensi bareng anak basket di Sekolah. saat itu aku sebagai bendahara , waktu ngelirik ke arah anggota yg hadir di acara itu aku ngeliat dia. Senyumnya buatku terpesona, tapi sayang aku tidak kenal siapa dia, kelas berapa, jurusan apa -_-.

Keesokan harinya, aku mutusin untuk ambil piket mintak infaq ke kelas, kali aja ketemu dia.
Singkat cerita akupun ketemu dia, senang udah bisa ketemu dia lagi. sekedar tau jurusan sama kelas aja dulu :) .

pencarian tentang dia sudah selesai, meskipun tidak sempat kenalan dan aku tidak tahu siapa namanya. Lalu aku lanjutin dg misi baru, mencari seseorang . dg bermodalkan sebuah nama dan jurusan aku mengitari setiap kelas dan bertanya kepada anak-anak yg ada di setiap kelas, alhasil akupun menemukannya...

ternyata dia, benar sebuah kebetulan yg menyenangkan.
akhirnya tanpa sengaja akupun tahu namanya. kita berteman baik sampai sekarang. 
saat aku merasa sendiri, dia selalu menghibur dengan kekonyolannya, sikap kekanakan, semua yg ada padanya selalu buat ku tersenyum.

Ketika aku punya pacar, dia masih suka menanyakan kabar, walau seringkali aku abaikan. Aku selalu melupakannya, tapi dia sabar ga pernah marah. saat aku bersedih dia selalu siap menghibur. Dia benar-benar sahabat termanis yg pernah aku miliki.

selalu ada disaat aku bersedih, walau terkadang suka ga nyambung karna pola pikir kita berbeda itulah yg membuat kita tidak cocok menjadi lebih dari sekedar sahabat. meskipun begitu dia lelaki penyayang yg paling tulus yg pernah aku miliki, sahabat hari ini, esok, tua dan selamanya,
terimakasih naldi :) 




Rabu, 28 Januari 2015

what's wrong with my eyes

ada apa dengan mata,
mengapa mereka begitu mengaguminya
benarkah sesuatu yg indah itu berawal dari mata,
lalu bagaimana dengan perasaan,
bukankah dia bisa saja muncul karna kenyamanan
love at the first sigh juga berawal dari mata
segitu kuatkah peran mata dalam hal ini
aku pikir semua karna fisik
ketertarikan seseorang berawal dari fisik
jarang aku temui seseorang yg tertarik
 untuk pertamakali karna sebuah kepribadian

seseorang pernah bilang
dimataku ada pelangi , jelas" ini tidak masuk akal -__-
bagaimana mungkin mataku bisa mengeluarkan pelangi
banyak hal tak terduga terlihat diluar sana
mata melihatnya
melihat bahagia, melihat derita, 
saat mata kecewa
dia menangis mengeluarkan air matanya

terkadang banyak hal yg tak ingin dilihat,
tetapi terpaksa untuk melihat
melihat kerasnya kehidupan
kemunafikan, dan penghianatan
tak ingin melihat , namun keadaan dan situasi
memaksa menuntut bahwa
hidup memanglah sulit,
tak selamnya mata disuguhkan hal yg indah
sesekali dia harus diperlihatkan sesuatu yg menyakiti
apapun yg terjadi mata harus kuat
jangan sampai mengadu pada perasaan,
karena perasaan paling sensitif 

Selasa, 27 Januari 2015

mengapa aku begitu mudah untuk menangis, banyak hal yang harus aku lindungi sebelum aku kehilangan waktu itu, aku selalu bilang aku pasti bisa lewatin ini sendirian,. kenyataannya aku ketakutan dan ga akan pernah bisa bagi apa yg aku rasa. pada ibu, ayah, adik, teman, siapapun dia aku tidak akan pernah bilang. aku hanya butuh waktu untuk menangisinya, tak peduli sampai kapan aku begini, secepatnya akan aku akhiri. Tahun ini aku ingin semuanya cepat berakhir, dan aku baklan janji  jadi manusia yg tau diri, dan pandai bersyukur , saat aku menyelesaikannya, akan aku tulis riwayat perjalanan hidupku, aku rasa diluar sanan pasti ada yg mengalami hal sepertiku, kini aku harus mencoba menyelesaikannya, sampai pada akhirnya semua akan tau apa itu yg aku maksud tentang waktu, kesempatan, kepercayaan, luka, dan ketakutan. 

Senin, 26 Januari 2015

Love at the first Sigh

  Hari pertama aku memulai perkuliahan pada sebuah yayasan begitu banyak keraguan yang mengeluti pikiranku. Keraguan dan rasa takut mempengaruhi otakku , memperlambat langkah ini untuk memulai hari baru, dimana aku akan berhadapan dengan orang-orang asing. Ini seperti hal pertama aku masuk SD dulu, ada keraguan, serta ketakutan tidak memiliki seorang teman. Hanya saja bedanya kali ini aku tak lagi ditemani ayah,hMmm... bodoh, aku benar-benar takut.

   Aku pun melangkah perlahan menuju kelas itu, sungguh rasa takut ku semakin memuncak, namun aku mencoba untuk mengatasinya agar tetap terlihat tenang dimata mereka. Seandainya waktu itu berada dalam gengamanku, mungkin akan ku percepat satu jam itu menjadi satu menit, satu menit satu detik, dengan begitu aku bisa pergi dari tempat asing ini, tak satupun diantara mereka yg aku kenali, mengajak berkenalan aku tidak tertarik untuk memulai, takut jika pada akhirnya aku hanya dibutuhkan ketika tidak akan diabaikan. Lebih baik aku sendiri, berteman dg alam , bicara bersama angin , membuang waktu dg kesendirian.

   Langkah kaki ku mulai lamban, terasa kaku pergelangan kaki ini, entahlah apa iya sudah mulai bosan selalu berjalan sendirian. Aku tidak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti aku memiliki seseorang yang berjalan disampingku, dan ketika aku melihat kebawah ada dua pasang kaki yang sedang berlari kegirangan melangkah penuh senyuman. 

   Aku menyadari banyak orang yang tak menyukaiku , hanya saja mereka takut mengatakannya dan bisa jadi karna ada sesuatu yg masih dibutuhkan dariku, membuat mereka tidak terus terang untuk menyakitiku. Aku selalu berjalan sendirian, disaat hari menjelang sore aku melangkahkan kaki ini berjalan ditepian pantai, sesekali aku berlari mengejar ombak tak peduli dengan apa yang orang lihat dan katakan, aku tidaklah hidup dengan kata-kata mereka, dan tidak mengganggunya kenapa harus peduli dengan tingkah mereka.

Ketika kakiku lelah, aku berhenti pada sebuah pohon yang begitu rimbun melepaskan lelah, bersandar sambil membaca coretan apa yang telah aku tulis selama seminggu ini. Air mata ku berjatuhan tetesannya membasahi buku harianku, bukan tulisannya yang membuatku menangis tapi air mataku memaksa ingin keluar. ehehe (-_-) 

  Seminggu kemudian, aku mulai berbicara dikelas walaupun hanya sesekali dan ketika ada yg mengajak bicara dan lucunya aku tidak mengingat nama mereka, ingatanku sudah mulai pudar butuh waktu beberapa bulan untuk tahu nama-namanya. Tanggapan pertamakali mereka baik, belum tahu kedepannya gimana, entah itu hanya sebuah pembukaan aku rasa tidak jauh beda dg sebelumnya tinggal nuggu waktu aja, dan mereka pasti akan sama persis. Aku hanya dibutuhkan ketika diperlukan lalu dilupakan jika tidak diuntungkan.

Pemikiranku tentang sosok teman berhenti, ketika aku melihat dirinya. Dia yang ada dibelakang ku entah siapa namanya aku tidak mengenalinya, namun dia mampu memperlambat pergerakan pikiranku untuk sesaat tentang pencarian sosok teman. Seseorang yang berbeda terlihat jelas dari auranya jutek dan sulit untuk ditebak. Jika diantara yang lain begitu open hanya dia yang memperlakukan ku seperti orang asing, apakah dia musuh yang sedang bersembunyi diantara orang-orang ini, ataukah dia tidak menyukai kehadiranku dikelas ini, banyak kemungkinan yg muncul dipikiranku saat itu.

Saat mata ini ingin mencari-cari sesuatu yang mengganjal tiba-tiba  berhenti pada satu titik , dimana mebuat aku merasa nyaman saat kesempatan mengizinkanku melihatnya dengan waktu yang cukup lama, jantungku mulai bedetak lebih cepat dari biasanya . apa yang terjadi padahal pagi ini aku tidak mengkonsumsi obat depresi, kenapa aku terobsesi dg dia, dan menikmati senyumannya. Jangan katakan aku jatuh cinta,(0_@) . Jatuh cinta pada pandangan pertama.

Kenapa aku menyukainya, aneh padahal dia selalu memperlakukanku seperti orang asing walau tlah lama sekelas dgnya. terkadang sesuatu yang tidak disukai membuat kita terikat dan tertarik . Demi waktu aku pertaruhkan detik ini aku menyukainya, dan esok mungkin tidak lagi. Tapi kenyataan menentang semua yang aku tetapkan, mengahntuiku dengan bayangan dan khayalanku semakin jauh, harapan demi pengahrapn mulai timbul ,sulit diterima logika, aku terus terobsesi padanya dalam diam aku mencari-cari dimana letak kesalahanku yg membuat dia memperlakukan ku seperti oranga asing.

Minggu demi minggu, bulan berganti bulan, waktu semakin mempercepat laju pergerakannya tak ingin kelewatan sedetikpun perubahan itu, aku mulai mengikutinya dan bergabung dengan teman-temannya, berkumpul dan makan bersama, tapi tidak untuk sebuah sikap yang masih dingin. Saat aku mulai menemukan seseorang yang baru mengisi hari-hari ku, aku mencoba mengalihkannya tak ingin menyakiti siapapun dalam hal ini, aku harus membagi kepada siapa aku menempatkan perasaan ini. Aku mungkin saja telah terjebak pada situasi ini. Tapi seseorang telah menjadi bahagian dari hidupku , apapun yang aku lakukan itu tidak boleh menyakitinya, soal kekaguman biarlah dia berjalan mencari tau sendiri sampai waktu memberikan jawaban pasti.

Dan sepertinya dia juga disibukkan, dengan seseorang yg ada dihidupnya, baguslah kita memiliki kesibukan masing-masing. tapi aku masih diam-diam memperdulikannya karna suatu hal yg menarik rasa ingin tahuku, siapa dia, dan kenapa aku begitu peduli akan sikapnya, jika selama ini aku mengabaikan orang-org, lalu kenapa aku begitu respect saat seseorang tidak memperdulikanku dan bahkan memperlakukanku seperti orang asing. Baru kali ini aku tertarik menganggapi sikap orang seperti ini, jika biasanya aku mengabaikan dan bilang aku tidak hidup karna sikap orang,, dan tidak peduli apa yg orang pikirkan, tapi kini aku memperdulikannya, aneh, sungguh aneh.
entahlah apa yang sebenarnya ingin waktu tunjukan padaku.

Beberapa bulan kemudian, aku benar-benar sibuk dengan waktuku bersama orang yang mulai aku sayangi, menghabiskan hari-hari indah bersama memulai kisah yang tak pernah sebelumnya aku miliki. Tidak selamnya kebahagian itu ada untukku,dan waktu untuk bersama mulai sulit untuk dimiliki. Disaat dia benar-benar sibuk dg kegiatnnya dan aku mulai sibuk dg tulisanku kita berpencar, berjalan sendirian, mungkin ini yang disebut titik kejenuhan dalam sebuah hubungan, entahlah aku baru mengenalinya. mungkin harus ada yang mengalah dan bersabar ini pilihan yang menuntutku untuk bersikap dewasa . 

Disaat aku berjalan sendirian, mengitari tepian pantai aku mulai bosan, memutuskan untuk pulang tanpa sengaja aku bertemu dengannya, berhenti dan bergabung dengannya. Ini pertamkalinya dia mulai bicara padaku, obrolan yang tak mengenakan sebenarnya saat itu bertanya tentang hubunganku, padahal aku ingin tau kenapa dia bersikap aneh padaku. Jika aku menanyakannya mungkin kedengarannya aneh, dan dia akan beranggapan aku kegeEran. Lupakan apa yg sudah terjadi, suatu hari nanti dia akan bersikap baik padaku, dan mungkin tidak akan memperlakukanku seperti orang asing lagi, mulai bicara dan bercanda seperti yg lain.

Satu tahun telah berakhir kisah aku dengannya, waktu tlah habis lelah dengan semua sikap yg tak pernah menghargai, hanya ingin mementingkan ego sendiri, terlalu muda bagiku untuk patah hati, dan merasa kehilangan, pada awalnya mungkin aku masih lemah, seiring waktu semua akan membaik dg sendirinya, luka tidak akan membusuk jika kita merawatnya dan mengobati pasti akan cepat sembuh, dan meskipun luka itu terdapat ditempat terdalam dia akan cepat mengering. Aku hanya memegang prinsip meletakkan sesuatu itu pada tempatnya, seperti sebuah kaleng minuman, saat airnya sudah habis, aku akan meremasnya dan membuangnya . Begitulah dengan perasaan saat seseorang menyakiti, sesaat akan merasa marah dan bersedih, tapi jika sudah puas akan melupakannya tak ingin larut dalam hal yg tidak sama sekali menguntungkan.

Hidup bukan mengurusi perkara cinta, banyak hal penting yang harus diselesaikan sebelum waktu habis. untuk melupakan seseorang itu tidak lah mudah , namun aku punya cara dg membandingkannya dg semua yg pernah aku rasakan saat bersama jika dia lebih cendrung membuatku bersedih kebanding bahagia, buat apa terus dipikirkan, berarti aku tidaklah pantas bersamanya. Aku terlalu sering bersedih, buat apa aku melibatkan diri ini dengan hal begini, aku hanya ingin mencari dimana dan apa itu yg membuat ku bahagia, sesuatu yg tidak akan abadi tapi aku ingin memilikinya dan menemukannya sebelum aku benar-benar kehilangan waktu.

Suatu hari yg paling dinanti setiap orang, berbeda dg ku aku tak ingin menemui hari itu. hanya saja sudah ketetapan karna mereka merayakannya untukku, bagaimanapun inilah hari diomana aku terjebak didunia yg penuh sandiwara. Saat itu aku duduk berdua bersama seorang teman lama, mengajakku merayakannya . Sebenarnya aku tak ingin mengingat dimana hari aku dilahirkan, umurku mungkin akan bertambah nilainya, tapi sisa waktuku semakin  berkurang. Seseorang dari kejauhan datang menghampiri, ya aku tahu dia pasti datang entah kenapa aku sangat berharap dia menemuiku hari itu, dan ternyata harapan itu mengabulkan. Pertamkali sepanjang hidupku merayakan yg namanya ulang tahun bersama teman-teman, jika biasanya hari itu selalu jatuh diwaktu liburan sekolah dan disaat semua orang pergi, aku hanya berpura-pura tidak mengingat. 

Sehari setelah acara ultahan berakhir, dia datang menemuiku. Semula aku berpikir ada gerangan apa yg membuatnya begitu menanyakan dimana keberadaanku, tak ingin terlalu jauh berpikir akupun menemuinya. Dia memberikanku sebuah kado, entah bagaimana aku harus menata perasaan saat itu, antara senang kegirangan (maklum ga pernah dikasi kado -_-  . terakhir waktu zaman SD bikin acara ultahan , trus dikasih kado ahahhaa ) .

Saat itu aku berpikir lagi tentang dirinya, jika dia diposisikan sebagai seorang teman bahkan aku dan dia tidaklah begitu dekat tapi dia memperlakukanku seperti teman baik, apalgi dia lebih dari sekedar teman mungkin dia pribadi yg baik. Kado pertama yg aku terima disaat aku masuk usia dewasa ehehe,.. sampai sekarang aku tidur selalu meluk itu boneka, ga tau deh baunya udah gimana ga pernah dicuci sih #ngileranwkwkwk. 

love at the first sigh, aku pikir ini hanya ada pada sebuah novel yg kemudian berakhir happy and, di dunia nyata juga ada, cuma alur ceritanya mungkin berbeda, jika dinovel si tokoh utama bakalan jadian sama orang yg udah bikin dia jatuh cinta,tapi di dunia ku malah jadian sama orang lain, ya meskipun pada akhirnya putus sih, tapi kini aku dengan dia kembali dekat, maksudku lebih dekat dari sebelumnya, mungkin dulu kita sama-sama sibuk dg seseorang diwaktu itu, dan kini mulai dipertemukanlagi oleh waktu, aku masih bertanya-tanya pada waktu kejutan apalagi yg ingin kamu tunjukan padaku, akankah suatu hari nanti aku menjadi penulis ahhaha#ngarep nulis aja masih cempreng ahahhaa mimpi ketiunggian. ahahha ga juga sih ini cuma hobby  dan tempat pelampiasan diasaat semuanya tidak lagi mampu diungkapkan dg lisan , namun hanya tulisan yg bisa jelaskan.

terimakasih atas inspirasi yg tiada henti dari kamu, jeh udah main maksih-makasih aja, seolah-olah ini diacara show peluncuran nobel-novel best seller ahahaha,ngimpi mulu yaeheh :D . inilah aku the dreamer





Sabtu, 24 Januari 2015

Menunggu

Aku masih disini sendiri menunggu malam datang berharap malam akan indah bersama bintang. Deburan ombak begitu keras terdengar seolah ada keributan di dalam lautan sana. Angin yg begitu dingin kurasa menusukkedalam tulang putihku, membuatku menggigil . Dedaunan bertebaran kian kemari menutupi kilauan pasir putih.

Telah lama aku menunggu akan keadilan yang sempat aku impikan ,bahkan aku telah menyerah mencari keberadaan keadilan itu. Ku coba melihat dari kejauhan dalam diam aku mencari dan mencari dimana bahagia menyembunyikan keadilan itu.

Deburan ombak semakin keras membuatku terbangun dari lamunan yang belum sempat aku nikmati indahnya bayangan tentang kehidupan yg aku impikan dari kecil. Kilauan laut biru begitu mempesona , matahari diam-diam menyinari bumi tercinta ini tanpa mengharapkan balasan. 

Hidup bagaikan lautan, luas dan bergelombang terkadang airnya keruh ketika badai datang dan hujan ikut membasahi. Semua yang alam tunjukan isyarat bahwa hidup memanglah begitu . Disaat hujan berhenti membasahi, pelangi akan hadir membawa warna keindahan yang begitu mempesona. Disisi keindahan itu Alam menunjukan bahwa hidup tidaklah selamanya buruk, Walaupun hujan membasahi namun dia akan memberi ruang untuk kedtangan pelangi memberikan keindahan akan warna yg dimilikinya. 

Hidup memiliki banyak makna, begitu yang alam katakan padaku saat aku sendiri melamun ditepian pantai.
tak satupun yang bisa menebak seperti apa hidupnya dimasa depan, dia hanya bisa berkhayal dan terus bermimpi, berharap dan berharap bahwa kegelapan tidak akan mampu memasuki ruang hidupnya. Tapi siapa yang menyangka jika suatu hari nanti impian tidak seperti yg diharapkan bahkan berbanding balik jauh dari pengharapan. 

Haruskah menangisi saat itu tidak sesuai, percuma bahkan itu tidak akan mengubahnya. Marah, jika itu bisa mengubahnya kenapa tidak, tapi sayang apa yg terjadi tidak akan bisa dihadapi dangan hati yang keras, marah, dan bersedih. Ketika hujan turun perhatikanlah siapa yg akan datang, pelangi akan hadir membawa keindahan warnanya, saat itu jangan coba menikmati keindahannya, cobalah menafsirkan arti dari setiap warna itu, disana tersimpan sejuta jawaban akan pertanyaan tentang keadailan, kegelapan,kejahata,dan kebencian, ada cinta,dan kasih sayang, yang di artikan dalam warna itu.

Namun saat itu terjadi, kita tidak akan mampu berbesar hati maksudku bukan tidak mampu hanya saja cukup sulit untuk menerima sebuah kenyataan,.
siapapun dia, pastinya tidaklah cukup kuat untuk hadapi semuanya sendirian.

Menjadi orang tua

Maa, kini tidur ku tak lagi nyenyak seperti dulu. Maa, kini ku sering terjaga di sepanjang malam ku. Maa, kini ku rasakan kepani...