Minggu, 04 Oktober 2015

section 1

masalah hidup tidak pernah habisnya, mungkin kamu jarang sekali melihat saya tersenyum atau bahkan tertawa lepas seperti kebanyakan orang. Dan aku rasa kamu mungkin berpikir seberapa hebatkah masalah ku itu sehingga mampu merenggut senyumannku. Masalahku adalah masalah yang tidak semua orang bisa rasakan, hadapi, karna masalah ku itu terjadi pada perlawanan hati, sikap dan kenyataan hidup yang aku hadapi.

dari dulu aku telah mencoba untuk keluar dari perkara ini, bkannya aku tidak bisa hanya aku terlalu dan selalu menenggang orang lain, padahal aku sadar orang atau seseorang itu tidak sama sekali respek dan ngeh dengan apa yang aku hadapapi demi namanya demi kehormatannya.

di dunia ini aku sangat membenci orang-orang itu, rasa benci ku bahkan tidak bisa aku jelaskan dalam bentuk apapun, karna ini sungguh menjijikkan . orang yang berpura-pura baik dan menjilat . aku selalu dikelilingi oleh orang yang hidup dengan kepura-puraan. bukan maksudku aku tidak hidp dalam kepura-puraan , hanya saja mekanismenya beda, aku hidup berpura dalam hal terlihat baik, kenyataannya tidak perlu aku perlihatkan pada dunia, karna aku tahu aku dikelilingi orang jahat dan iri terhadapku. disamping itu aku juga tak ingin mendapati empati dari mereka.

Aku hampir pada garis finish, jika kelak aku berhasil memutuskan garis itu aku akan teriak dan bilang pada duni aini, "Lihat orang itu, dia sangatlah menjijikan, hidup untuk mencari muka" hanya orang bodoh yang tak berotak yang mengabdikan hidupnya untuk hal pencarian muka, bukankah sejak kita dilahirkan Tuhan kasih kita muka yang amat indah dengan sepasang mata hidung dan mulut serta sepasang telinga, apa semua itu masih kurang, aku ingin tanya pada orang bodoh itu, " kamu, mau letakkan dimana lagi muka itu," 

entahlah rasanya jika aku terusan berdebat dan berkicau pada blog semua mungkin tidak akan mengubahnya, namun hanya pelepasan emosional akan ketidak nyamanan dan adilnya.

selamat buat kamu yang hidupnya terus menyingkarkan orang lain, dan mencari kebaikan dengan menjatuhkan orang lain, ingat mungkin hari ini kamu penguasanya, tapi hidup seperti putaran yang selalu berevolusi , hati-hati jika aku yang sekarang menggantikan posisi mu....

Rabu, 05 Agustus 2015

tentang pencarian teman

Mungkinkah suatu hari nanti aku bisa berguna bagi orang lain,
Saat aku kecil bermimpi menjadi orang hebat, sosok orang yg bisa memberikan senyuman disetiap bibir anak-anak, seseorang yg berikan cerita bahagia dalam hidup anak-anak. Impian punya yayasan yatim piatu, akankah semua itu bisa aku dapati sebelum aku mati?
Takdir Tuhan siapa yg bisa tahu, aku hanya bisa terus berangan, ketertarikanku pada sebuah yayasan yatim piatu dikarnakan aku tidak ingin melihat anak yg hidup sendirian lagi, melihat anak yg menagis sendiri, menghadapi masalahnya, tidak ingin ada lagi anak yg meratapi kesendirian, dan tidak akan ada lagi anak yg merasa sendiri, cukup aku anak terakhir itu.
Sedikit aku bercerita tentang pengalaman masa kecil ku tentan sebuah pertemanan :
Semua berawal dari aku SD, saat itu aku memiliki seorang teman namanya sari, dia cantik dan pintar. Kami saling menyayangi layaknnya seorang sahabat kecil, sayang semua itu tidak berangsung lama, sari selalu mendapati posisi peringkat ketiga dikelas, saat itu aku hanya orang kesepuluh. Sebuah keajaiban aku tiba-tiba naik dan menggantikan posisi sari itulah awal dimana persahabatan kami berakhir sari marah karna aku mengalahkannya, aku sendiri juga tidak tahu kenapa aku bisa. Kita masih berteman hari itu tapi tidak sedekat dulu ibu sari melarang aku menemui anaknya setiap kali aku kerumah mengajak main, ibunya bilang sari lagi belajar, akupun pulang dengan wajah penuh kecewa, segitu marahkah sari hanya karna hal itu. Saat itu aku masih kelas 3 SD, usia makin bertambah dan kita benar-benar jauh tidak sedekat dulu. Awal yg pedih aku kehilangan teman terbaik.

Tahun ajaran baru dimulai, semua anak yg telah dinyatakan lulus dari SD akan melanjuti ketingkat SMP, aku dan sari semula berjanji akan bersekolah bersama, karna semua sudah direncanakan ayah ku dengan ayah sari, aku tlah mengikuti tes penerimaan siswa di SMP Cecang namun aku berubah pikiran dan bilang ke ayah aku ingin madrasah masuk sekolah agama saja, sebenarnya aku hanya tidak ingin bertengkar atau selisih lagi dg sari, biarlah aku mulai semua dari awal lagi dg sekolah yg berbeda, tentunya memulai mencari teman.

di SMP aku benar menjadi anak yg sangat pemaas, dan juga bandel duduk paling pojok dibelakang kerjaan ngobrol tak karuan, sesekali menjaili teman, saat pelajaran bahasa inggir sampai sekarangmasih ku ingat kebodohan yg aku lakukan yg hari itu membuat teman sekelas menertawaiku, cukup simple pelafalan bahasa ingris buah jeruk yg aku sebutin salah, kebetulan saat itu masih berlaku yg namanya kelas unggul aku masuk dalam anggota siswa itu dimana hanya orang orang yg cukup pandai bisa masuk kelas itu, saat itu aku menyebut bahasa inggir buah jeruk dengan "orange' sesuai tulisan inggrisnya, semua orang menertawakanku. dimana kita tahu bahsa inggris tulisan dan bacaanya selalu berbeda.

saat itu aku senang melihat mereka menertawaiku, saat aku melebihi mereka tentunya aku akan mengalami hal kehilangan teman lagi, aku tidak ingin kehilangan teman untuk kedua kalinya. singkat cerita kisah SMP ku tidaklah selalu menyenangkan, ada yg namanya pembulian saat itu masih melalui kata-kata belum seperti sekarang dengan kekerasan, aku di hina dan diejek anak bodoh. aku benar bingung dan ketakutan , jika aku tunjukan kemampuanku aku akan kehilangan teman, jika aku bertahan hati ku sakit mendengar ucapan kasar mereka saat itu aku memiliki 5 orang teman, wiwit,yuli,wati,devy,wawa mereka teman yg sangat pemals dan suka usil, jika tidak mengikuti gaya mereka aku akan kehilangan teman, jika aku menunjukan kemampuanku aku juga tidak akan mendapatkan teman, karna dikelas saat itu semua bersaing menjadi yg terbaik dan saling menjatuhkan.

satu tahun aku dimadrasah aku merasa lelah, mencoba untuk menyakin kan ayah untuk memindahkan ku ke SMP yg ada dikampung, permintaanku dikabulkan dan aku masih berjuang dalam hal mencari teman. bagiku teman itu segalnya aku benar kesepian karna itu aku berambisi mencari teman.

hari pertama aku pindah ke SMP Kampung dalam, semua terlihat kampungan, entah aku yg terlihat aneh, atau mereka yg aneh, aku hanya diam dan tidak bicara sedikitpun. seorang teman menghampiriku dan mengajak kenalan itu orang pertama yg menyambut kehadiranku dikelas, suatu hal bahagia bagiku pertamakalinya seseorang mengajak berteman dg ku, selama ini aku yg selalu mengejar orang utk berteman dg ku.

saat pelajaran berlangsung aku mengikutinya dg baik, dan beruntung peljaran di sekolah lama telah jauh , saat itu ada pelajaran fisika dimana \aku telah menuntskannya di sekolah sebelumnya saat itu ada semacam kuis siapa yg bisa menyelesaikannya kedepan, akupun maju tanpa ragu, disini aku temukan diriku yg tidak takut lagi, alhasil jawaban ku benar, saat itu teman ku mulai banyak hanya saja aku merasa aneh dan rsa yg beda tidak aku temukan ketulusan berteman, tadi paginya aku hanya disapa seorang teman kenapa mereka berubah begitu baik padaku, apa semua karna mereka mencari keuntungan
aku menyadari hal itu, namun aku mencoba menepisnya karna aku memang menginkan teman.

tidak lama sesudah itu aku masuk usia SMA aku sekolah disalah satu smk negeri, kini cukup berbeda dari sebelumnya, aku tidak lagi berharap akan pencarian teman, kini aku benar menjadi aneh, hanya diam, cuek, dan merasa aku tidak membutuhkan mereka lantaran, tidak aku temukan teman yg tulus itu, mereka baik karna ada yg dia harapkan, sebuah keuntungan, 3 tahun aku menjadi anak yg sangat pendiam, tidak peduli dg siapapun, namun mereka selalu baik. kepercayaanku terhadap teman sudah hilang, mereka baik semua itu tidak tulus.

kini aku tidak peduli apa orang-orang menyukaiku, tulus berteman dg ku atau tidak, bagiku semua tidak masalah lagi, aku tidak tertarik tentang perkara teman, hidup masih banyak yg lebih rumit, cukup menjadi orang baik dan tidak melukai orang lain suatu hari nanti akan ada teman yg benar mengakui aku temannya, dan tidak meninggalkanku lagi.


Senin, 13 Juli 2015

Mengapa harus terjadi dihidupku

Setiap manusia punya masalah, saat dia mulai beranjak dewasa level masalah yg dihadapinya pun berbeda-beda, masalah tidak akan pernah berhenti mengikuti manusia, ketika ia telah selesai dengan tingkat masalah pertamanya, akan ada lagi berikutnya bermacam masalah yg menghampiri hidupnya.

 Kini aku berada pada sebuah masalah pekerjaan dimana aku terjebak diantara orang berkuasa, diantara orang baik namun menikam, diantara orang-orang baik tapi benar baik, diantara tipu muslihat orang-orang besar , sudah lama aku bersembunyi di pojok tumpuan masalah yg selalu aku tutupi, 

dari orang-orang besar, dari mereka yg terlihat baik. Seandainya waktu itu aku memiliki keberanian untuk katakan, seandainya waktu itu aku memiliki kemampuan bicara, sekarang tidak ada lagi istilah pengandaian dalam hidup, aku sudah terjebak, mengapa aku harus melewati tahap ini untuk menuju kehidupan yg lebih baik, mengapa harus aku, kenapa bukan mereka, aku ketakutan setiak saat aku selalu memikirkan apa yg akan hari esok katakan untukku, aku mencoba menutup mata saat matahari itu mulai menampakkan keelokan senyumannya, jantungku berdebar setiap kali membuat laporan, apa yg harus aku lakukan dengan stock bayangan ini, semakin hari ada aja selisihnya. Bukanya aku tidak pernah bicara akan kelalaian ini, aku sudah bicara dan dia mengatakan nanti kita selesaikan, ketika dia ada waktu senggang aku mulai menanyakan perihal ini, namun jawaban yg sama aku terima.

Aku mulai jera, dan tidak pernah lagi menanyakan, selisih itu aku abaikan, hingga suatu waktu dia bertambah diluar dugaanku, kepala ku semakin sakit memikirkan bagaimna cara menggantinya, sementara bukan aku pelakunya, stok itu hilang, siapa yg akan disalahkan kalau bukan adminya, hari itu aku bertugas sebagai admin gudang, finance,pelaporan,sistem, aku melahap semua porsi yg sejujurnya ingin aku muntahkan, saat itu aku masih remaja tahap dewasa pekerjaan apapun yg mereka berikan aku menerimanya dengan senang hati, lantaran rasa ingin tahu ku sangat tinggi, disamping itu kelalaian, kecerobohan telah menanti untuk menjadi risiko.

Kini semua telah terjadi aku hidup didalam gelembung getah orang-orang besar, aku lapar dan menghisap gelembung itu, badan ku semakin kurus wajah ku mulai menua, mereka memakan buah yg lezat aku hanya menyicipi getah itu, bahkan aku tidak tahu cara untuk melepaskannya. Aku takut waktu itu telah tiba, masalah ini harus aku sudahi, satu-satunya cara mengatakan yg sebenarnya, walau semua sudah terlambat. Aku siap bila harus dibenci, itu pantas untukku karna aku telah berbohong, diam selama ini dg waktu yg lama, tidak pernah mengatakan kebenarannya itu salahku, ini kesalahan yg besar.

Sudah terlambat untuk menyesalinya, kini yg ada dibenakku bagaimana semua ini bisa tergantikan, tapi bukan aku yg mengganti tapi orang-orang yg terlibat disana, hanya saja aku tidak mengetahui siapa orang itu. Akulah penanggung jawab nya.

Suatu ketika aku konsultasi kepada atasan, aku bersyukur dia bisa memahami dan mengenali pribadi ku, dia masih mempercayaiku lantaran begitu banyak kesalahanku. Kini dia sibuk mencarikan solusi bicara kepada HO, namun aku tidak bisa tenang, karna aku takut HO marah padaku. Seseorang dikantor mencoba menenangkanku, dia bilang ini bukan sepenuhnya kesalahan kamu, tapi ini salah kita semua terlalu lalai dan mengabaikan. Aku berharapa HO memahami keadaanku dan tidak marah besar. Aku janji akan berhenti jika semuanya selesai, tapi mereka menahanku, dan berkata ini pelajaran dunia kerja put, kenapa gara-gara ini berhenti. Alasan ku berhenti karna porsi yang aku makan melebihi batasku, aku masih terlalu muda untuk mengatasi hal ini.

Sekarang aku tidak tahu bagaimana cara menikmati senyuman, aku menjadi lebih menyendiri, aku takut berhadapan dg orang-orang, terlebih keluargaku, takut bila nanti dia bertanya bagaimana dengan kerjaanku, aku tidak bisa menutupi apa yg terjadi di dalam hidupku, karna itu aku memilih untuk diam menyendiri dikamar.

Ingin aku memohon pada Tuhan beri aku waktu seminit untuk melupakan perkara ini, namun aku tak bisa menghapusnya, menangispun aku sudah tidak tahu lagi caranya apalagi untuk tersenyum. Kenapa orang yg benar berbuat melakukan kesalahan dia masih bisa bertahan, bahkan pangkatnya semakin naik, dia memiliki banyak teman, dan hidupnya damai. Apa dia benar-benar bahagia, walaupun semua itu hanya sandiwara tetapi dia mampu bersandiwara sebaik itu. Aku masih pusing dengan masalahku. Walaupun mereka telah berjanji akan melindunmgiku, dan aku disuruh untuk fokus saja adengan kerjaan ku, diantara semua do’a yg selalu aku pinta Tuhan memberikanku dan melindungiku dg orang-orang baik yg disekitarku .

Terkadang ini terasa aneh, entah aku stress dengan masalah ini, aku selalu berpikir ini mimpi mimpi selalu aku katakan begitu, batin ku masih belum siap menerima ini kenyataan yg sedang aku hadapi sekarang.
Saat seperti ini, aku menyadari masalah itu Cuma diri kita sendiri dan orang yg berada dekat dg masalah itulah yg mampu memahami, dan mengerti akan situasi kita. Bukan keluarga, bukan teman. Seandainya ijin kan aku untuk berharap sekali lagi, Tuhan mohon bantu aku keluar dan selesai masalah ini, aku ingin hidup normal aku ingin memulai semua dari awal lagi. Aku tlah rindu dg canda tawa, rindu dg diriku yg dulu ceria, aku yg dulu humoris, bukan aku yg sekarang, begitu tertutup dan pendiam.

Sejujurnya banyak rencana masa depan yg ingin aku raih, namun ambisi itu sudah mati, kini aku hanya ingin masalah ini usai dan berakhir baik setelah itu, aku pergi istirahat tenang, bukan dirumah, bukan dikantor, tapi peristirahatan yg terakhir. Entah ini perasaan ketika beban yg mengeluti pikiran, tapi aku rasa ini benar akan terjadi, aku sudah tidak memiliki semangat untuk hidup, rasa gambaran bertahan hidup lebih lama samar dan bahkan nihil. Aku sudah tidak berminat lagi meraih impian, menjadi orang hebat, aku ingin cepat menghadap Tuhan, menerima hukuman dari perbuatan yg aku lakukan semasa hidup, aku sudah lelah hidup didunia yg sesat ini, dunia yg penuh topeng, aku inginlebih cepat menuju kehidupan nyata itu.

Aku bicara begini bukan lantaran ditimpa masalah, aku rasa semua orang punya masalah, yg menurut mereka sendiri dia lebih memiliki masalah yg berat, aku sudah lama ingin pergi menghadap Tuhan, hanya saja Tuhan mengabulkan doa orang0orang yg masih berharap aku hidup, aku sudah memiliki tujuan hidup, pikiranku tertuju bagaimana aku bisa selesaikan masalah ini dan perlahan Tuhan memintaku pulang.

Aku bahkan belum selesai dengan tulisanku, aku memang bukan penulis atau penyair, aku hanya seorang yg tidak pandai bicara, siapun yg tanpa sengaja membaca dan memahami permasalahnku bisa mengerti.

 Satu hal yg ingin aku katakan “ saat kamu terjebak dalam masalah yg berat, saat kamu ketakutan akan masalah mu, cobalah belajar berkata untuk mengungkapkan pada orang yg ada disekitarmu, orang yg paham betul akan permaslahnmu, jangan seperti aku diam dan selalu diam, pada akhirnya masalah itu akan berkembang, dan kamu tersiksa, mulai sekarang belajarlah bicara , belajar untuk berani katakan yg sebenarnya, jangan pernah takut akan hilangnya pekerjaan, saat kamu berkata jujur, jangan takut kepada siapapun jika itu benar, dan jangan pernah berlagak kuat disaaat kamu sakit, saat itu mereka yg berpura baik akan mencoba mencari kelemahanmu, menelantarkanmu pada masalah itu, dan mereka akan bersenang sementara kamu terus berpikir. Jika kamu pribadi yg introver berusahalah untuk menjadi pribadi extrover untuk urusan kerjaan yg bersifat terbuka, aku tidak ingin orang diluar sana menderita seperti ku, cukup aku percobaannya.

Seandainya Ayah ibuku bisa membaca tulisanku, saat aku sudah tidak lagi sempat bercerita aku harap dia memahami keadaan ku saat itu, aku hanya mencoba terlihat dewasa ketika punya masalah, tidak mengadu dan menangis lagi.



Selasa, 30 Juni 2015

aku sendirian menghadapi ini, sementara banyak orang yg mengalami problem lebih rumit dibandingkanku diluar sana mampu meredamnya. rasanya sungguh mengecewakan disaat aku benar tidak tahu lagi harus mengadu kesiapa, teman, sahabat, mereka gak ngerti tentang ini. 

aku hanya bisa terus ungkapkan pada blog, bercerita sendiri dan berkhayal yg rasanya aku sendiri ragu itu akan jadi kenyataan. disisi lain entah itu hanya sekedar menyenangkan hati, aku merasa jika aku katakan pasti ada jalan, dan jalan itu sendiri aku mengetahuinya bahkan sangat mudah rasanya ketika aku membayangkan semua itu aku katakan dg jujur, 

. Malam ini akan aku kumpulkan keberanian itu untuk ungkapkan semua yg terjadi, ya Allah selalu lindungi aku dalam perkara yg buat aku merasa takut sendirian, aku janji akan mengahiri ini dalam akhir waktu ini. dan memulai awal baru saat aku masih disana, ditempat yg pernah buat aku tertawa dan benar nyata aku tertawa karna bahagia yg lepas beban yg tak ada lagi. setelah semua usai akan aku bagi cerita pahit ini kesiapapun yg aku rasa mereka pernah mengalami masa sulit seperti ku, 

tidak mampu bicara, hanya bisa diam dg tulisan , untuk ortang-orang diluar sana , kalian yg memiliki problem, dan pribadi introver, tidak bisa bicara bahkan kekeluarga sekalipun tidak bisa mengutarakannya, dan yakinlah kamu orang paling kuat yg mampu menyelesaikan permasalahan hidup sendirian, ingatlah bahwa kita masih punya Tuhan, jangan sekalipun ikut sertakan manusia atau seseorang untuk menyelesaikannya, kita tidak bisa yakin dan percaya orang bisa memahami rasa sakit itu.

aku hanya bisa terus menuliskan setiap hal yg tidak bisa aku lakukan, dg begitu aku merasa lega..
aku bukanlah pecundang, yg hanya berani melalui tulisan , tapi aku pemberani yg tau bagaimana caranya muncul dipermukaan, insya allah semua segera berakhir... sedikit lagi aku hampir sampai

sedikit lagi aku mulai katakan

aku tidak tahu bagaimana carnya mengungkapkan kebenaran itu, setiap malam aku selalu berlati, cara untuk bicara dan katakan yg sebenarnya, gambaran solusi dari permasalahan mulai tampak jelas dan terang hanya saja aku terkendala dibagian bagaimana cara aku bicara. Keberanian sudah kumiliki walau tidah sepenuhnya, dan aku masih takut resiko apa yg akan terjadi, ketika aku mencoba mengatakannya selalu saja ada seseorang disekitarnya, bagaimana ini, ya Allah bantu aku utnuk bicara, apa aku boleh mengungkapkan melalui telpon saja, rasa tidak sopan jika aku bicara disana tapi setiap kali bertemu slalu saja ada seseorang disekitarnya.

Rabu, 17 Juni 2015

"terlalu lemah jika terus memperdebatkan soal cinta di Hidup ini, karna kenyataan hidup lebih menantang dan rumit bahkan untuk mencapai titik kesuksesan itu harus mengabaikan cinta. Persaingan, perselisihan banyak hal yg harus di tempuh untuk bisa sampai pada puncak kesuksesan. Sebagian orang mungkin masih bahkan sangat mengatasnamakan cinta untuk kebahagian yg diharap bisa diraih bersama kekasihnya, namun ada juga yg tidak memperdulikan cinta dia hanya sibuk dg ambisi untuk massa depannya"

mungkin ini hanya beberapa nasehat yg bisa aku tuliskan, setidaknya kamu bisa lebih baik dari sekarang.



Senin, 01 Juni 2015

semua perlahan akan hilang

bila waktu tak bisa berhenti, dan bila aku terjatuh , menangis dan tak bisa bicara ungkapkan rasa sedihku, ku harap kamu mengerti dan tidak memaksa aku untuk ungkapkan rasa sakit ku, semua hal yang aku lalui ini sangat sulit untuk bisa aku ucapkan secara lisan,

 biarkanlah aku menangisi setiap jalan hidupku yang tidak kamu mengerti dan ketahui sebabnya. Bagiku saat kamu ada ketika aku benar-benar tak sanggup lagi hadapi ini, berada disisiku temani aku menangisi semua yg terjadi, itu lebih buat aku membaik walau hanya sementara waktu.

Jangan pernah ada keinginan untuk mencampuri urusanku, dan berusaha membantu dan menemaniku, karna aku tidak menyukai kamu ikut dalam nya, biarlah aku lewati ini sendirian, untuk semua sikap baikmu padaku lakukanlah dengan tulus tanpa ada rasa paksaan. bila kamu benar menyukaiku dukunglah setiap tindakanku

, walau berat hatimu membiarkan aku sendirian hadapinya. Aku mohon jangan terlalu memperdulikanku, menyangiku, karna aku tidaklah abadi, jika suatu hari nanti aku tak ada waktu lagi bisa menghabiskan hari sempit ini denganmu, kamu pasti akan kecewa dan marah padaku. kita tidak pernah tahu siapa yang akan lebih dulu pergi dari hidup ini,.

 Aku berharap kamu menjadi bahagian dari hidupku, tapi aku tidak tahu sampai kapan aku bertahan, 
semoga hal tentang bahagia itu benar adanya,..
dan aku berharap bertemu dengan itu,..

terimakasih Tuhan untuk hari ini aku bisa lewatinnya,
ingatkan aku selalu padaMu Tuhan,

saat kita menjalani hubungan dengan seseorang,

saat kita menjalani hubungan dengan seseorang, sebaiknya tidak untuk mencari tahu tentang mantannya, karna kamu akan menemukan keganjalan, tanpa sengaja kamu juga akan menemukan foto mesra dia dengan mantan kekasihnya, dari hal itu kamu akan mulai mengintip perkembangan dia dimasa lalu melalui history facebooknya. 
 ada rasa sakit, bahkan cemburu yang pada akhirnya memperburuk hubunganmu dengannya. dan kamu mulai membandingkan dirimu dengan mantan kekasihnya. lebih baik jangan terlalu kepoin kehidupan pasanganmu dimasa lalu, biarkan itu tinggal bersama kenangannya, bukankah kamu juga pernah memiliki kenangan indah sepertinya, jika dia melihat mungkin juga merasakan hal yang sama sepertimu.

saran ku semua kenangan dimasa lalu dengan seseorang sebaiknya di unlock, jangan dipublikasikan, akan ada konflik yang merusak hubungan, semua itu tujuannya untuk menjaga image dari pandangan orang diluar sana yg barangkali ada menangumimu, semoga hubungan kamu dengan seseorang dihari ini berjalan baik dan bertahan hingga akhir bahagia.

satu hal lagi , kepercayaan, 
saling mempercayai merupakan kekuatan dalam hubungan,


Senin, 25 Mei 2015

Pernahkah kamu mencintai seseorang, menangis karna seseorang,
 terluka dan bahkan diabaikan seseorang
 Pernahkah kamu memendam cinta untuk seseorang,
bahkan ingin mengungkapkan namun takut dia marah,
pernahkah kamu bersembunyi hanya untuk bisa melihatnya dari jauh,
pernahkah kamu mengabadikan moment tentang seseorang yg kamu sukai,
 pernahkah kamu bersorak kegirangan saat seseorang yang kamu kagumi
 tiba-tiba kirimkan kamu pesan,
 pernahkah kamu berubah demi seseorang,
pernahkah kamu kecewa karna seseorang itu milik orang lain
Pernah kah kamu bertahan hanya untuk seseorang yg mencintai orang lain
Pernahkah kamu dianggap sekedar teman biasa oleh seseorang yang begitu spesial bagimu
Pernahkah kamu lihat bintang itu didepan matamu,
Pernahkah jantungmu bedegup lebih kencang,
Pernahkah kamu berpapasan dengan orang yg kamu sukai,
Dan pernahkah kamu mencoba melupakannya,
Dan sampai saat ini aku belum bisa melupakannya
Bagaimanapun inilah cinta pertama itu
Namun aku berusaha mencintai orang yang mencintaiku,
Aku belajar menyayangi orang yang menyayangiku,
Demi seseorang yang kini bersamaku ,aku melupakannya
Untuk seseorang yg diam-diam mengamatiku,
Untuk seseorang yg mengikutiku
Seseorang yang menemaniku dalam tangisku,
Seseorang yg aku tidak tahu apa dia milik ku selamanya,

Aku pernah jatuh cinta, aku sempat terluka untuk waktu yang lama, aku kembali bangkit dari rasa yg pernah buatku lemah

Jumat, 22 Mei 2015

GOOD BYE DAY'S

aku berjalan sendiri dibawah terik matahari,. Ku lewati hari demi hari dengan kesendirian yang tiada akhir. Suatu hari nanti akan ada waktu dimana aku tidak berjalan sendiri lagi. semua orang akan menghantarkan ku ke peristirahatan terakhirku, disitu aku tidak perlu lagi berjalan karna semua tlah berakhir.
Waktu terasa begitu cepat, mentari mulai meninggalkan ku , akankah bintang temui aku malam ini. bermain bersama kesendirian . Nafasku tiba-tiba sesak , keringat dinginku bercucuran membasahi seluruh pakaian ku, aku semakin gelisah jantungku berdetak kencang kemudian pelan, rasa sakit yg slalu aku hadapi sendirian ditengah malam disaat semua orang tertidur dengan tenang..

Suatu waktu pernah seorang bertanya padaku apa yg buat ku bahagia, kini aku ingin menjawab pertanyaannya , bahagia yg aku inginkan membuat orang disekitarku tersenyum.

aku tidak tahu sampai kapan aku hidup dan bertahan, karna sejauh mungkin akan aku pikirkan tentang bahagia yg bisa buat orang disekitarku tersenyum,. 

setiap pagi aku melihat mentari, ketika malam tlah datang aku takut untuk tidur , takut bukan karna kesendirian, namun takut aku melewati kesempatan untuk bertemu mentari esok pagi .

Kini waktu begitu cepat berlalu, perlahan aku akan pergi dan semua akan jauh,..

.. Good bye day's

Menjadi orang tua

Maa, kini tidur ku tak lagi nyenyak seperti dulu. Maa, kini ku sering terjaga di sepanjang malam ku. Maa, kini ku rasakan kepani...